Gejala Kelainan Mata Manusia


"Mata Adalah Jendela Dunia" Pernah denger kan sobat nyata tapi gak aneh dot com salah satu frasa penuh makna tersebut. Ternyata Frasa itu memang benar adanya sob, karena dengan mata yang sehat kita bisa menatap jauh kedepan bahkan hingga melampaui batas ruang dan waktu sob. Agak lebay sih, tapi bukti simpelnya ya melalui internet kita bisa melihat sesuatu yang terjadi dibelahan dunia lain dalam waktu yang bersamaan kan sob.

Nah, sekarang kita mau bahas tentang Gejala Kelainan Mata Manusia sob. Mungkin yang biasa kalian dengar kelainan mata itu antara lain Katarak (Penglihatan sedikit terganggu atau suram) atau mata Juling / Jereng namun kali ini akan mimin kasih info mengenai segala macam gejala kelainan pada mata manusia yang mungkin jarang kalian dengar sob.





Mata Merah


Mereka yang memiliki Mata Merah ini biasanya adalah Orang Albino, karena mengalami kondisi yang disebut albinisme atau kondisi yang disebabkan kurangnya melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit dan rambut.
Kekurangan melanin ternyata mempengaruhi warna mata sehingga membuat mata itu berwarna merah atau merah muda. Selain itu kekurangan melanin bisa membuat retina tidak bekerja secara efisien dalam menyerap cahaya. Hal itu bisa menyebabkan fotofobia, sebuah kondisi yang bisa membuat mata kesakitan kalau melihat cahaya yang terang.





Sindrom Mata Kucing


Sindrom Mata Kucing ini merupakan salah satu penyakit kromosom yang sangat langka. Biasanya penyakit ini diderita sejak lahir dan merupakan kondisi yang dialami seumur hidup. Sindrom mata kucing muncul karena tidak adanya jaringan di mata, yang menyebabkan pupil menyempit dan terdorong ke dalam iris.

Biasanya sindrom ini juga mempengaruhi ginjal, jantung, telinga dan sistem kerangka. Hal ini juga dapat menyebabkan hiperaktif dan cacat mental ringan.





Kelumpuhan Mata


Mata juga bisa mengalami kelumpuhan seperti halnya kaki dan tangan. Kelainan ini bisa membuat mata kehilangan semua fungsi sensor. Namun Kelumpuhan Mata juga dikaitkan dengan gejala-gejala penyakit lain seperti diabetes, penyakit arteri perifer, tumor di kelenjar hipofisis, atau masalah kardiovaskular.

Kelumpuhan mata juga dikaitkan dengan dengan sindrom Kearns-Sayre, yang dapat menyebabkan pigmen terbentuk di bagian belakang mata. Tanda-tanda sindrom ini diantaranya kejang dan ketulian, yang biasanya menyerang pada masa remaja.
Namun dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, kelumpuhan mata dapat memicu sindrom Moebius, yang dapat membuat seluruh wajah jadi lumpuh.





Herpes Okular


Sesuai namanya, Herpes Okular adalah penyakit mata yang disebabkan oleh virus varicella-zoster atau dengan herpes simpleks tipe 1.

Kelainan ditandai dengan munculnya benjolan pada bagian kelopak mata yang terasa sakit. Namun biasanya penyakit ini akan sembuh dalam waktu satu minggu. Meskipun kebanyakan orang tidak akan menyadari sudah terkena penyakit ini.




Mata Bintang


Mata Bintang, merupakan salah satu kelainan yang sangat langka terjadi. Namun ada cerita seseorang yang pernah mengalami kelainan seperti ini.

Sembilan bulan setelah berkelahi, seorang pria Austria pergi ke dokter mengeluh mengalami penglihatan yang memburuk. Ketika dokter memeriksanya, ia terkejut menemukan katarak berbentuk bintang sempurna. Menurut dokter, pukulan yang di arahkan ke mata dapat memicu gelombang kejut yang dapat menggangu struktur lensa.
Ini benar-benar kejadian yang sangat unik menurut dokter. Kemudian dokter menggunakan gelombang suara untuk menghapus katarak dan diganti dengan lensa.
Kejadian serupa juga pernah terjadi pada tahun 2004  di California. Seorang teknisi listrik terkena sengatan listrik yang menyebabkan katarak membentuk bintang seperti pria Austria itu.






Heterochromia


Heterochromia adalah sebuah kondisi perbedaan warna antara mata yang kiri dan yang kanan. Sebagian besar kelainan ini terjadi karena faktor keturunan, namun beberapa juga dapat terjadi di kemudian hari.

Dalam beberapa kasus, heterochromia tidak membuat dua mata berbeda warna secara keseluruhan. Beberapa orang memiliki dua warna yang sama namun agak sedikit kemerahan atau cokelat. Sedangkan dalam kasus yang lain, warna antara mata yang kiri dan kanan berbeda secara keseluruhan.





Polycoria


Mereka yang menderita Polycoria benar-benar memiliki dua pupil bahkan lebih dalam satu mata. Ini benar-benar kelainan yang paling langka di dunia, dan hingga sekarang penyebabnya masih belum diketahui.

Kondisi ini tidak mempengaruhi kemampuan mata dalam hal penglihatan. Namun agak sedikit tidak nyaman ketika melihat cahaya yang sangat terang. Hal itu dibuktikan oleh seorang wanita Massachusetts yang memiliki lima pupil dalam satu matanya.





Haemolacria (Menangis Darah)


Haemolacria atau lebih dikenal dengan menangis darah mungkin menjadi salah satu kelainan pada mata paling langka sekaligus menyeramkan sob.

Seorang remaja bernama Calvino Inman mengalami menangis darah pada tahun 2009. Doi langsung dilarikan ke rumah sakit dan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti scan CT, MRI dan USG. Namun beberapa tes itu tidak membawakan hasil yang pasti untuk menguak penyebab haemolacria.
Selain Calvino, ada orang lain yang mengalami hal serupa, ia bernama Michael Spann. Awalnya Spann mengalami sakit kerasa di kepalanya, tiba-tiba pendarahan mulai muncul di matanya, hidung dan mulut. Semenjak saat itu, ia suka menangis darah setidaknya satu atau dua kali dalam seminggu.
Meskipun penyebabnya masih belum diketahui, namun sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004, mereka melihat empat orang penderita haemolacria sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis.

Gimana Sobat nyata tapi gak aneh dot com, info barusan semakin menambah wawasan dan pengetahuan kalian kan tentunya?? Semoga aja demikian, kalo berkenan bagikan dan sebarkan lah info ini maupun setiap info yang ada di web nyatatapigakaneh.com ya sob. (Pea)